Hari ini, hatiku dipenuhi rasa syukur yang sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Ada sukacita yang begitu besar, sekaligus rasa haru yang membuatku menyadari satu hal penting yang selama ini luput dari perhatianku . Selama beberapa waktu terakhir , aku terus bertanya-tanya mengapa ada kekosongan yang begitu dalam di dalam diriku . Aku merasa baik-baik saja, menjalani hari seperti biasa, berbicara, tertawa, dan bertemu banyak orang. Namun, entah mengapa ada bagian dari diriku yang terasa hilang . Aku hanya sibuk memenuhi kebutuhan jasmani . Makan, beristirahat, dan menjalani rutinitas seperti biasa . Tetapi aku lupa bahwa ada bagian lain dari diriku yang juga membutuhkan makanan. Jiwaku . Kini aku mengerti bahwa bukan tubuhku yang sedang kelaparan, melainkan rohaniku yang sudah terlalu lama tidak benar-benar diberi makan. Tak heran jika setiap kali berkumpul dengan orang lain, pandanganku sering kosong . Tubuhku hadir, tetapi pikiranku melayang entah ke mana. Mata ini melihat ke...