Ada masa dimana kita pengen banget "nyadarin" seseorang.
Pengen teriak: "Hei, sadar dong! Kamu salah jalan!"
Tapi lama-lama kita belajar...
Kesadaran itu nggak bisa dipaksa.
Sekeras apapun kita ngomel, sekuat apapun kita narik, kalau hatinya belum mau buka, ya tetep ketutup.
Jadi aku milih diam.
Bukan karena nggak peduli.
Justru karena terlalu sayang... sayang sampai takut kalau kata-kataku malah bikin dia tersinggung dan makin jauh.
Akhirnya aku cuma bisa 1 hal: Mendoakan dari jauh.
Mendoakan yang terbaik untuknya.
Mendoakan biar suatu hari dia ngerasain "klik" di hatinya.
Mendoakan biar dia berani jujur sama dirinya sendiri, mengaku dosa, minta ampun sama Tuhan.
Atas semua yang sengaja dia lakuin, maupun yang nggak sengaja.
Mungkin bukan hari ini.
Mungkin bukan besok.
Mungkin juga bukan minggu depan.
Tapi aku setia nunggu.
Aku percaya... Waktu Tuhan selalu yang paling tepat.
Dia lebih tau kapan hati seseorang siap berubah dengan kesadaran penuh.
Jadi kalau kamu ada di posisi aku sekarang...
Lepasin. Ikhlasin. Doain.
Karena mendoakan orang yang kita sayang itu, ternyata bentuk cinta paling dewasa.
God bless you 🤗🤍🙏

Komentar
Posting Komentar