Ketika pertama kali aku memutuskan untuk "kehilangan" semua yang aku punya, itu bukan keputusan karena kemauanku sendiri.Aku percaya Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang indah, pada waktu-Nya.
Hari ini adalah waktuku mengembangkan potensi. Semua yang selama ini aku pendam, sekarang aku keluarkan satu-satu. Dulu aku memendam bukan karena malas. Tapi keadaan dan situasi yang menekan mental + trauma, membuatku harus berpura-pura kuat dan bahagia.
Padahal di balik itu semua, aku punya sesuatu yang selalu kuinginkan. Tapi isi hatiku terus berteriak, "Tolong keluarkan aku dari sini." Bukan karena aku tidak bersyukur. Justru masa-masa itulah yang mengajariku untuk selalu bersyukur dan belajar berbagi.
Satu impianku setelah terlepas dari semua itu: mengembangkan potensiku. Menggunakan semua ide-ide yang dulu dianggap sampah, atau selalu diabaikan orang. Sekarang tiada kata malu lagi. Pekerjaan yang aku lakukan berdiri dari ideku sendiri. Dan aku belajar mengapresiasi diriku.
Sempat aku berpikir, "Apakah ini akan berjalan baik? Dengan sosial media yang aku ambil alih, akankah lancar?" Tapi ternyata perjuanganku yang dulu dianggap "nggak ngapa-ngapain" itu, Puji Tuhan hari ini terwujud.
Dulu aku hanya bisa bilang "angan-angan". Sekarang aku bisa mengembangkan angan-angan itu, tanpa ada yang menghambat langkahku lagi. Thanks God, aku percaya Rancangan-Mu pasti yang terbaik.
GBU 😇🙏💖

Komentar
Posting Komentar