Hai, Dear...🤍 Hari ini rasanya ada sesuatu yang berbeda. Wawasanku semakin terbuka. Linglung yang selama ini sering kurasakan perlahan mulai membaik. Hari ini menjadi hari kedua—bahkan mungkin ketiga kalinya—aku benar-benar mencerna setiap isi kotbah yang disampaikan oleh pendeta.
Aku bahkan lupa, kapan terakhir kali aku sungguh-sungguh memahami firman Tuhan seperti ini. Biasanya aku hanya mendengar, tetapi hari ini dan minggu lalu rasanya berbeda. Setibanya di rumah, aku terus merenungkan setiap pesan yang kusimak.
Entah kapan pengalaman seperti ini akan terulang lagi. Namun satu hal yang pasti, setiap detailnya ingin kusimpan di dalam hati. Aku ingin memahami, mencerna, lalu menerapkannya dalam hidupku dan juga di dalam keluargaku.Terima kasih, Tuhan, atas kesempatan yang begitu indah ini. Terima kasih karena Engkau masih berbicara kepadaku melalui firman-Mu.
Mulai hari ini, aku ingin belajar memiliki perkataan yang baik, penuh kasih, dan memberikan respons yang bijaksana dalam setiap keadaan. Aku ingin menjadi pribadi yang terus bertumbuh dan membawa damai bagi orang-orang di sekitarku.
Hari ini aku juga merasa lega, karena akhirnya aku bisa membagikan apa yang sedang kualami dan kurasakan. Rasanya seperti ada beban yang perlahan diangkat, lalu digantikan dengan pengharapan baru.
Hari ini aku memilih untuk percaya. Aku yakin aku kaya, karena Tuhan mencukupi segala kebutuhanku. Aku percaya aku hebat, karena Tuhan yang menguatkanku. Aku tahu aku sanggup, karena Dia selalu menyertaiku. Aku percaya aku pasti berhasil. Rumah kami pasti akan lunas di Tahun ini. Anakku pasti akan bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Tuhan. Mamaku pasti selalu diberi kesehatan dan umur panjang. Dan aku percaya, Tuhan akan selalu menyertai kami di setiap langkah kehidupan. Semoga aku tidak hanya menjadi pendengar firman, tetapi juga pelaku firman. Selangkah demi selangkah, aku ingin terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
Terima kasih, Tuhan. Hari ini hatiku penuh dengan rasa syukur.
Komentar
Posting Komentar